Senin, 10 September 2012

MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN PERILAKU WIRAUSAHA


MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN
PERILAKU WIRAUSAHA

A. Pengertian Kewirausahaan
Untuk memasyarakatkan dan membangkitkan semangat Kewirausahaan di Indonesia Pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 1995. Adapun tujuan dikeluarkannya instruksi presiden tersebut untuk menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda agar mampu menjadi wirausahawan.
Kewirausahaan berasal dari istilah entrepreneurship, sedangkan wirausaha berasal dari kata entrepreneur. Kata entrepreneur secara tertulis digunakan pertama kali oleh Savary pada Tahun 1723 dalam bukunya “Kamus Dagang”. Entrepreneur adalah orang yang membeli barang dengan harga pasti, meskipun orang itu belum mengetahui berapa harga barang (atau guna ekonomi) itu akan dijual. Dengan demikian apa yang dimaksud dengan kewirausahaan dan wirausaha
Ada beberapa pengertian mengenai kewirausahaan:
1. Pengertian Kewirausahaan menurut Inpres No. 4 Tahun 1995 Tentang Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudidayakan Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.
  1. Menurut Salim Siagian
Kewirausahaan adalah semangat, perilaku dan kemampuan untuk memberikan tanggapan positif terhadap peluang memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau pelayanan lebih banyak, lebih baik, menciptakan dan menyediakan produk lebih baik bermanfaat serta menerapkan cara kerja yang lebih efisien, melalui keberanian mengambil risiko, kreativitas dan inovasi serta kemampuan manajemen.
Adapun yang dimaksud dengan wirausaha, adalah sebagai berikut :
1.      Wirausaha adalah seorang pakar tentang dirinya sendiri.
2.      Wirausaha adalah orang yang mendobrak system ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru.
3.      Wirausaha adalah orang yang berani memaksa diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain. (Gde Prama, SWP,09/XI/1996)
B.   Karakteristik Wirausaha
Karakteristik merupakan sifat dan tingkah laku seseorang. Dengan demikian yang dimaksud karaketeristik wirausaha adalah sifat atau tingkah laku yang khas dari seorang wirausaha yang membedakan dengan orang lain.
Menurut pendapat Bygrave, ada sepuluh karakteristik wirausaha yang terkenal dengan istilah 10 D adalah sebagai berikut:
1.         Dream, seorang wirausaha mempunyai visi keinginan terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya
2.         Decisiveness, seorang wirausaha adalah orang yang tidak bekerja lambat. Mereka membuat keputusan secara cepat dengan penuh perhitungan.
3.         Doers, seorang wirausaha akan langsung menindaklanjuti keputusan yang diambilnya Mereka melaksanakan kegiatannya secepat mungkin.
4.         Determination, seorang wirausaha melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian. Rasa tanggungjawabnya tinggi dan tidak mau menyerah, walaupun dihadapkan pada halangan dan rintangan yang tidak mungkin dapat diatasi
5.         Dedication, seorang wirausaha mempunyai dedikasi terhadap bisnisnya sangat tinggi, kadang-kadang mengorbankan kepentingan keluarga untuk sementara.
6.         Devotion, wirausahawan di dalam melaksanakan pekerjaannya tidak mengenal lelah. Semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnisnya.
7.         Details, seorang wirausaha sangat memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci. Dia tidak mau mengabaikan faktor-faktor kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya.
8.         Destiny, seorang wirausaha bertanggungjawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya. Dia merupakan orang yang bebas dan tidak mau tergantung kepada orang lain
9.         Dollars, seorang wirausaha tidak mengutamakan mencapai kekayaan. Motivasinya bukan uang. Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. la berasumsi jika berhasil dalam bisnis ia pantas mendapatkan laba, bonus, atau hadiah.
10.     Distribute, seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya, yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak untuk mencapai sukses dalam dunia bisnis.

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa karakteristik wirausahawan, atau Karakteristik yang harus dimiliki oleh wirausaha adalah sebagai berikut :
1.    Disiplin
     Disiplin adalah usaha untuk mengatur atau mengontrol kelakuan seseorang untuk mencapai tujuan, dengan adanya bentuk kelakuan yang harus dicapai, dilarang atau diharuskan. Kerja keras dan didiplin merupakan modal dasar untuk keberjhasilan seseorang yang melakukan kegiatan wirausaha. Kerja keras yang dilakukan oleh wirausaha harus disertai dengan sikap disiplin dalam melaksanakan usahanya. Hal ini disebabkan meskipun bekerja keras tetapi jika tidak disertai sikap disiplin maka usahanya kurang berarti.
2.    Komitmen tinggi
Komitmen tinggi artinya fokus pikiran diarahkan kepada tugas dan usahanya dengan selalu berupaya untuk memperoleh hasil yang maksimal. Seorang wirausaha yang berkomitmen tinggi adalah orang yang mentaati dan memenuhijanjinya untuk memajukan usaha bisnisnya sampai berhasii sekaligus mempertahankan dan menciptakan kepercayaan diri orang lain baik itu konsumen maupun mitra bisnisnya.
          Komitmen tinggi terhadap tugas merupakan keharusan bagi wirausaha. Hal ini berarti sebagai seorang wirausaha pikirannya setiap saat tidak boleh lepas dari perusahaan atau bisnisnya. Komitmen tinggi seorang wirausha dapat mendorongnya untuk selalu prestatif dan berambisi ingin maju.
3.    Jujur
Salah satu kunci keberhasilan wirausaha adalah kejujuran dan kepercayaan dari konsumen atau masyarakat terhadap dirinya. Sikap jujur merupakan manifestasi atau ungkapan perilaku seseorang yang mengakui keberadaan sebenarnya atau apa adanya. Jika wirausaha tidak jujur maka akan menimbulkan risiko.
Jujur didalam berwirausaha artinya mau dan mampu berbuat apa adanya. Kejujuran dapat disamakan dengan amanah. Amananah artinya bila diberi kepercayaan tidak berkhianatkala berkata selalu benar, jika berjanji selalu ditepati. Adapun makna kejujuran dalam hidup ini termasuk sifat yang harus dimiliki oleh para wirausahawan karebna sifat ini mendatangkan kepercayaan para konsumen
4.    Kreatif
     Apa yang dimaksud kreativitas? kreativitas adalah menghadirkan suatu gagasan baru. Kreativitas itu merupakan proses yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan. Kreativitas merupakan sumber yang sangat penting dari kekuatan persaingan usaha, karena lingkungan bisnis yang selalu berubah Keberhasilan wirausaha dalam mengelola usahanya terletak pada sikap dan kemampuan berusaha serta mempunyai etos kerja tinggi.
5.    Inovatif
Faktor personal yang mendorong inovasi dalam mengembangkan semangat wirausaha yaitu keinginan berprestasi, sifat penasaran pribadi, berani menangung resiko, faktor pendidikan dan pengalaman dalam usaha bisnisnya.
Apakah inovasi itu, Inovasi bahasa inggrisnya innovation yang artinya adalah segala hal yang baru atau pembaharuan. Inovator adalah orang atau sesuatu yang mendatangkan hal- hal yang baru. Wirausaha yang sukses dalam usahanya selalu menggunakan inovasi dalam pembuatan produknya atau pelayannannya yang unik, aneh, khusus dan baru sehingga tidak memandang usaha lain sebagai pesaing.
6.       Mandiri dan realistis
Pribadi yang mandiri adalah orang yang tahu apa yang dilakukan dan apa yang menjadi tujuannya Realistis adalah kenyataan. Jadi berpikir realistis adalah cara berpikir yang sesuai dengan akal sehat dan sesuai realita. Pola pikir yang realistis akan mengembangkan seseorang menuju kesuksesan.
Seorang wirausha yang berhasil dalam menjalankan usahanya secara mandiri dan realistis akan menyadari bahwa dalam menjalankan pekerjaannya selalu berdasarkan atas bakat dan kemampuan yang dimilikinya (realistis) dan bekerja menurut keyakinann serta kemampuan nya sendiri (mandiri) itu berarti percaya kepada nasibnya sendiri.

C.      Keberhasilan dan Kegagalan Seorang Wirausaha

Pada umumnya kisah tentang wirausaha sering menceritakan alasan-alasan yang menyebabkan keberhasilan dan kesuksesan mereka, Berikut adalah keberhasilan wirausaha
1.         Adanya perencanaan yang matang
2.         Adanya visi, misi dan dedikasi tinggi dari usaha bisnnisnya
3.         Adanya komitmen tinggi dalam usaha mencapai tujuan
4.         Adanya dana yang cukup untuk usaha
5.         Adanya SDM yang handal dan teknologi tinggi
6.         Adanya manajemen usaha yang baik, tepat dan realistis
7.         Adanya factor internal dan eksternal berupa peningkatan barang dan jasa
8.         Adanya ketrampilan dan pengalaman bidang usaha
9.         Adanya kecocokan minat terhapa usaha
10.     Adanya sarana dan prasarana yang lengkap sebagai penunjang usaha
Namun jarang mereka menceritakan alasan-alasan kegagalan mereka. Pada kenyataannya terdapat juga wirausaha yang gagal. Penyebab kegagalan mereka antara lain:
1.         Tidak mempunyai perencanaan usha tertulis
2.         Tidak memiliki pendidikan relevan
3.         Tidak berorientasi kemasa depan
4.         Kurang spesialisasi
5.         Jarang mengadakan inovasi
6.         Kurangnya pengalaman Manajemen
7.         Tidak punya semangat  wirausaha
8.         Kurang modal
9.         Lemahnya pemasaran
10.     Tidak punya etos kerja tinggi

D. Ruang Lingkup Kewirausahaan
Ruang lingkup kewirausahaan sangat luas sekali. Namun secara umum, ruang lingkup kewirausahaan adalah bergerak dalam bisnis. Jika diuraikan secara rinci ruang lingkup kewirausahaan, bergerak dalam bidang:
1.      Lapangan agraris
a.       Pertanian
1)      Tanaman berumur pendek
2)       Tanaman berumur panjang
b.      Perkebunan dan Kehutanan
2.      Lapangan perikanan
a.       Pemeliharaan ikan
b.      Penetasan ikan
c.       Makanan ikan
d.      Pengangkutan ikan
3.    Lapangan peternakan
a.       Bangsa burung atau unggas
b.      Bangsa binatang menyusui
4.    Lapangan perindustrian dan kerajinan
a.       Industri besar
b.      Industri menengah
c.       Industri kecil
1)      Pengolahan hasil pertanian
2)      Pengolahan hasil perkebunan
3)      Pengolahan hasil perikanan
4)      Pengolahan hasil peternakan
5)      Pengolahan hasil kehutanan
5.    Lapangan pertambangan dan energi
6.    Lapangan perdagangan
a. Sebagai pedagang besar
b. Sebagai pedagang menengah
c. Sebagai pedagang kecil
7.    Lapangan pemberi jasa
a.       Sebagai pedagang perantara
b.      Sebagai pemberi kredit
c.       Sebagai pengusaha angkutan
d.      Sebagai pengusaha hotel dan restoran
e.       Sebagai pengusaha biro jasa dan travel pariwisata
f.       Sebagai pengusaha asuransi, pergudangan, perbengkelan, koperasi, tata busana, dan lain sebagainya
Tenaga wirausaha merupakan salah satu unsur yang ikut serta dalam mencapai cita-cita makmur, baik material, maupun spiritual. Paritisipasi masyarakat dan para wirausaha perlu ditingkatkan, guna mencapai cita-cita tersebut. Tenaga-tenaga para wirausaha adalah tenaga pelopor pembangunan dan pejuang nasional, untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dan mengurangi pengangguran.

E.  Jenis-Jenis Wirausaha
Jenis-jenis wirausaha yang perlu diketahui adalah sebagai berikut :
1.      Wirausaha bisnis
Wirausaha bisnis adalah mereka yang tekun menganalisis kebutuhan-kebutuhan selera masyarakat terhadap barang-barang dan jasa.

2.      Wirausaha uang
Wirausaha uang adalah mereka yang menjalankan kegiatan menyalurkan dan mengumpulkan dana yang bergerak dalam pasar uang dan modal.
3.      Wirausaha vak
Wirausaha vak adalah mereka yang memiliki keahlian khusus dalam bidang produksi tertentu. Wirausaha ini dalam membaktikan prestasinya adalah dalam bidang teknik, melakukan penemuan-penemuan baru, peniruan dan perbaikan kualitas atas hasil barang produksinya.
4.      Wirausaha manajer
Wirausaha manajer adalah mereka yang dapat melakukan usahanya dengan menggunakan pengetahuan bisnis modern dan memperhitungkannya dengan cara efisien.
5.      Wirausaha social engineer
Wirausaha social engineer adalah mereka yang berusaha mengikat para pekerja melalui karya sosialitas dan pertimbangan atas moral dan kebenaran.
Kegiatan wirausaha akan menunjang pembangunan di segala bidang, khususnya dalam bidang industri perdagangan. Pertumbuhan bidang industri yang diikuti oleh kemajuan perdagangan akan melahirkan kesempatan kerja baru.













Reaksi:

1 komentar: