Minggu, 02 September 2012

MENGANALISIS PELUANG USAHA

Menganalisis peluang usaha
A.      PELUANG USAHA
Setiap usaha, baik baru maupun yang sudah berjalan pasti memiliki peluang dan resiko yang akan di terima dalam perjalanan usahanya. Sebagai usaha baru dengan produk baru sebagai hasil dari kreatifitas dan inovasi tentu memiliki peluang keberhasilan yang lebih besar dan juga resiko kegagalan  yang lebih besar pula, hal ini merupakan konsekuensi yang harus dijalani sebagai pemain baru dalam dunia usaha
                Dalam merintis usaha baru terdapat hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu :
1.       Bidang dan jenis usaha yang akan dimasuki
2.       Bentuk usaha dan kepemilikan yang akan di pilih
3.       Tempat usaha yang akan di pilih
4.       Organisasi yang akan digunakan
5.       Jaminan usaha yang mungkin diperoleh
6.       Lingkungan usaha yang akan berpengaruh
Peluang sangat jarang ada dengan sendirinya. Tetapi peluang harus diciptakan dengan melakukan pengamatan terhadap kondisi dan situasi yang ada serta pengumpulan berbagai informasi terbaru yang sedang berkembang di masyarakat. Peluang usaha dapat digali melalui berbagai usaha dan cara, diantaranya :
1.       Membuka mata dan telinga untuk mengumpulkan berbagai informasi terbaru dari lingkungan
a.       Media informasi, baik media cetak maupun media elektronik
b.      Informasi dari teman saudara atau tetangga
c.       Seminar
d.      Usaha yang telah ada
2.       Pengembangan ide-ide dan gagasan baru berdasarkan kondisi yang ada
Manusia yang kreatif dan inovatif dapat dengan mudah menemukan berbagai ide dan gagasan baru tentang suatu produk yang telah ada dan yang belum ada. Ada rumusan sederhana dari beberapa ahli kewirausahawan dalam rangka  menemukan produk baru dari produk yang elah ada sebelumnya, yaitu :
a.       Menonton
Dengan melihat suau produk yang telah ada, anda akan tahu bagaimana karakteristik dari produk tersebut dengan berbagai kegunaanya
b.      Memperhatikan
Memperhatikan bagaiman produk itu di buat, bagaimana prosesnya, bagaimana memasarkannya,bagaimana fungsi utama dan berapa harganya serta keuntungan yang dijanjikanya akan memacu anda untuk berusaha memperoleh sukses yang sama dari pemilik produk tersebut, apalagi jika produk tersebut sedang “booming” di pasar.

c.       Memahami
Setelah memperhatikan suatu produk, ana harus memahami produk tersebut, bagaimana kelebihannya dan bagaimana kelemahannya, dengan demikian anda akan terpacu untuk berusaha menemukan produk  yang hampir sama dengan produk tersebut dan memiliki kelebihan yang lebih baik dengan sedikit kelemahan.
d.      Menambahkan
Menambah nilai lebih dari suatu produk  yang telah ada merupakan langkah kreatif yang menuntut inovasi yang lebih, sahingga produk yang akan anda hasilkan akan diterima oleh pasar dengan lebih baik dari produk yang sebelumnya.
e.      Menemukan
Dengan menambahi nilai lebih atau ilai guna dari suatu produk yang telah ada berarrti anda telah menemukan variasi baru dari produk yang telah ada. Hal ini merupakan hal yang biasa dalam dunia usaha dan termasuk hal-hal yang wajar dan diperbolehkan
Selain langkah di atas, menurut prof. George  W. ladd berbagai ide dapat anda gali dari berbagai eksploitasi imajinasi dan intuisi untuk kemajuan usaha, langkah-langkahnya yaitu  :
a.       Melalui alam bawah sadar
Pada waktu anda sedang berbicara dengan orang lain, tiba-tiba muncul ide dalam pikiran anda, namun anda masih terus melanjutkan pembicaraan. Setelah anda menyelesaikan pembicaraan dengan orang lain tersebut, anda berusaha untuk mengulang kembali ide yang sebelumnya pernah muncul dalam pikiran. Tapi ternyata anda tidak dapat menemukan kembali ide yang telah muncul tersebut. Anda tidak bisa lagi mengejar ide tadi. Itulah yang dimaksud dengan ide alam bawah sadar , yaitu berupa proes mental yang dapat berbentk pikiran, ide dan perasaan yang muncul dalam pikiran anda tanpa disadari.
                Menurut Prof. George W. ladd dalam buku kewirausahawan tulisan buchari Alma, ada beberapa kondisi yang dapat mengaktifkan kembali proses bawah sadar menjadi sangat produktif, kondisi-kondisi tersebut ialah:
1)      Doubt (pikiran alam bawah sadar)
2)      Venturesome attitude (sikap berani)
3)      Memories, interest dan berbagai pengalaman
4)      Persiapan yang sempurna dan sungguh-sungguh
5)      Menyerah sementara
6)      Istirahat/santai (relaxation)
7)      Menulis kembali (writing)
8)      Bertukar pikiran (sharing)
9)      Bebas dari kebingungan
10)   Batas waktu
11)   Keterlibatan yang dalam tension

b.      Imajinasi
Imajinasi merupakn suatu hal yang manusiawi, yang dimiliki oleh setiap manusia. Namun yang membedakan adalah seberapa besar imajinasi tersebut dapat mempengaruhi  pola pikir seseorang.  Apakah imajinasi yang dimilikinya termasuk dalamimajinasi pasif atau termasuk dalam imajinasi kreatif.

1)      Imajinasi pasif adalah imajinasi yang hanya berupa lamunan dan mimpi saja.
Tanpa ada usaha untuk memenuhi keinginan imajinasi tersebut. Sebagaimana gambaran imajinasi pasif  adalah ketika anda melihat suatu benda sebagaimana adanya, tanpa diikuti kerja otak untuk bertanya kata “itu mobil”, tanpa adanya tambahan yang lainnya
2)      Imajinasi kreatif  atau produk adalah berupa kemauan membentuk kembali pengalaman masa lalu, dengan mengobservasi kembali dan berusaha mewujudkan keinginan dalam imajinasi benda. Seakan-akan benda itu merupakan benda baru dalam pengetahuan anda sehingga dengan melihat benda itu akan diikuti kerja otak untuk bertanya mengapa demikian. Misalnya melihat mobil, maka yang ada dalam pikira anda bukan hanya kata “itu mobil”, tetapi diikuti berbagai pertanyaan  produktif tentang mobil tersebut, seperti, berapa harganya, bagaimana kerjanya, fungsinya untuk apa saja dan  lain-lainnya.
c.       Intuisi
Intuisi merupakan penggabungan berbagai ide dan pola pikir yang terpendam dalam memori ingatan. Terutama dari alam bawah sadar anda. Dalam ilmupengetahuan intuisi merupakanperingatan yang di peroleh seacara mendadak tentang kebenaran. Intuisi merupakan proses mental bawah sadar yang dapat distimulasikan agar lebihproduktif.
3.     Menciptakan peluang usaha baru berdasarkan informasi dari lingkungan
a.      Sumber-sumber potensial peluang
1)      Dalam menciptakan produk baru dan berbeda ini,anda harus memperhatikan perilaku konsumen dipasar. Paling sedikit ada dua unsur pasar yang harus diperhatikan :
a)      Permintaan terhadap barang atau jasa yang di hasilkan
b)      Waktu penyerahan dan waktu permintaan barang atau jasa
c)       Selain itu seorang wirausaha baru harus mampu untuk mengnganalisis pasar yang ada, yang meliputi aspek :
a)      Kemampuan menganalisis demografi pasar
b)      Kemampuan menganalisis sifat dan tingkah laku pesaing
c)       Kemampuan menganalisis keunggulan bersaing dan kevakuman pesaing yang dapat, di jadikan peluang baru
2)      Mengamati pintu peluang
Dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh pesaing anda, pasti akan ada peluang yang muncul sebagai imbas dari kelemahan yang dimilikioleh pesaing. Dengan melakukan pengamatan secara menyeluruh, peluang tersebut akan di temukan .
Peluang pasar dapat juga dilihat dengan cara mengamati konsumen yang di tuju,  focus pengamatan tersebut adalah:
a)      Barang dan jasa apa saja yangh paling di butuhkan konsumen?
b)      Berapa banyak yang mereka butuhkan?
c)       Kualitas yang mana yang paling tepat?
d)      Berapa banyaknya?
e)      Bagaimana harga yang di minta?
f)       Dimana tempat penjualan yang diinginkan?
3)      Analisis produk dan proses produksi secara mendalam
Analisis produk inisangat penting, untuk menjamin apakah jumlah dan kualitas produk yang dihasilkan memadai atautidak. Berapa biaya yang di keluarkan untuk produk tersebut ? apakah biaya yang dikeluarkan tersebut lebih efisien dari biaya yang dikeluarkan oleh pesaing? Apakah produktersebut sesuai dengan kebutuhan konsumen atau tidak? Bagaimana respon pasar dengan produk tersebut?
4)      Menaksir biaya awal
Biaya awal dalam memulai usaha baru harus dapat anda pikirkan. Kir-kira dari mana sumber dananya dan di gunakan untuk apa terlebih dahulu,  berapa yang diperl;ukan untuk oprasi, perluasan dan biaya lain-lainnya.
5)      Memperhitungkan resiko yang mungkin terjadi
Resikpo yang merupakan hal yang wajar dan harus ada dalam memulai maupun menjalankan suatu usaha, baik resiko kecil maupun besar, dalam mengantisipasi resiko perlu lebihdahuludiadakan analisa tentang kekuatan dan kelemahan, dan peluang yang ada(SWOT-strenght, weakness, opportunity and threat).
                Menurut hasil survei yang dilakukan oleh peggy lambing(2000:90) dalam buku kewirausahaan yang ditulis Suryana. Ada dua pendekatan utama yang di gunakan oleh wirausaha untuk mencari peluang dengan mendirikan usaha baru, yaitu :
1)      Pendekatan ”inside-out” atau disebut dengan “idea generation”
Yaitu pendekatan berdasarkan gagasan sebagai kunci dari penentu keberhasilan usaha. Dengan melihat keterampilan sendiri, kemampuan, latar belakang dan sebagainya yang menentukan jenis usaha yang di rintis.
2)      Pendekatan “the out-side in” atau di sebut juga “opportunity recognition”
Yaitu pendekatan yang menekankan pada basis ide bahwa suatu perusahaan akan berhasil apabila menanggapi atau menciptakan suatukebutuhan di pasar melalui pengamatan lingkungan (environment scanning) ataqu alat untuk mengetahui kebutuhan apa yang di perlukan dipasar dan merubahnya menjadi peluang-peluang ekonomi. Sumber peluang tersebut dapat diperoleh dari :
a)      Surat kabar
b)      Laporan periodik tentang perubahan ekonomi
c)       Jurnal perdagangan dan pameran dagang
d)      Publikasi pemerintah
e)      Informasi lisensi  produk yang di sediakan oleh broker, universitas dan perusahaan lainya.
Dalam buku-buku kewirausaan yang lain, sumber informasi dapat di peroleh dari :
a)      Bagian pemasaran dan penjualan
b)      Informasi kedudukan perusahaan di pasar
c)       Bagian pembukuan
d)      Hasil penelitian pasar atau studi bisnis
e)      Konsumen dan distributor
f)       Pesaing
g)      Wilayah niaga
h)      Menejer produksi
i)        Internet, TV, majalah dan lain-lain
Dengan demikian, sumber peluang usaha dapat di bedakan menjadi dua klompok yaitu :
a)      Sumber informasi
(1)    Langsung berasal dari konsumen/pelanggan sendiri
(2)    Langsung berasal dari pedagang perantara
(3)    Langsung dari penjual sendiri
b)      Sumber informasi sekunder
(1)    Catatan intern wirausaha sendiri
(2)    Pemerintah
(3)    Biro statistic
(4)    Perkumpulan dagang
(5)    KADIN
(6)    Media massa
b.      Manfaat sumber informasi peluang usaha
Dengan bekal informasi yang ada seorang wirausaha dapat melakukan perubahan dan perbaikan terhadap produk atau jasa yang ada. Manfaat  informasi tersebut antara lain:
1)      Peluasan kopetensi dalam usaha
2)      Pembuatan produk atau jasa yang di butuhkan oleh konsumen
3)      Pemasaran produk atau jasa
4)      Masalah ketenagakerjaan
5)      Cara mengelola usaha
6)      Desain produk atau jasa
7)      Kualitas produk atau jasa 
8)      Manfaat produk atau jasa
Sehingga dengan berbekal informasi yang ada, wirausaha dapat menggunakannya sebagai peluang usaha baru, diantaranta :
1)      Memilih dan membuat produk atau jasa yang berkualitas, sesuai dengan kebutuhan konsumen.
2)      Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi yang sesuai dengan minat konsumen.
3)      Memilihdan membuat produk atau jasa yang lebihcepat dan sesuai dengan daya beli konsumen.
4)      Menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan
c.       Peluang bidang usaha dan jenisnya yang dapat dimasuki
1)      Pertanian, meliputi usaha pertanian, kehutanan, perikanan dan perkebunan
2)      Pertambahan, meliputi usaha galian pasir, galian tanah, batu, dan bata
3)      Pablikasi, meliputi usaha industri, perakitan dan sintesis
4)      Konstruksi, meliputi usaha konstruksi bangunan, jembatan, pengairan, dan jalan raya
5)      Pedagangan, meliputi usaha eceran, perdagangan kecil (ritel), grosir, agen dan ekspor-impor.
6)      Jasa keuangan, meliputio usaha perbankan, asuransi dan koprasi.
7)      Jasa perorangan, meliputi usaha potong rambut, salon, laundry,  dan catering
8)      Jasa umum, meliputi usaha pengangkutan, pergudangan, wartel dan distribusi
9)      Jasa wisata
Menurut Ating tedjasutisna  (2001:43)  ada beberapa jenis bidang usaha yang dapat dipilih untuk dijadikan salah satu peluang usaha, diantaranya :
1)      Bidang usaha perawatan computer
2)      Bidang usaha pembekalan
3)      Bidang usaha promosi penjualan
4)      Bidang usaha angkutan
5)      Bidang usaha pelayanan  SDM
6)      Bidang usaha cinderamata
7)      Bidang usaha perkriditan
8)      Bidang usaha olahan
9)      Bidang usaha rekruitmen
10)   Bidang usaha tata boga

















Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar